Mau Tau Cara Menghemat Biaya Perawatan Tanaman Namun Hasil Tetap Maksimal?


Highlight !

Tingginya biaya perawatan tanaman seringkali menjadi kendala bagi petani ketika proses budidaya. Salah satunya adalah biaya untuk pemupukan, padahal pemupukan merupakan hal yang wajib dilakukan untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhan tanaman.

Tingginya biaya perawatan tanaman seringkali menjadi kendala bagi petani ketika proses budidaya. Salah satunya adalah biaya untuk pemupukan, padahal pemupukan merupakan hal yang wajib dilakukan untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhan tanaman. Pupuk yang diaplikasikan dapat memperbaiki kondisi tanah, meningkatkan kesuburan tanah, memberikan nutrisi untuk tanaman sehingga dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi. Melihat pentingnya fungsi pemupukan tersebut, kini PT. Bina Guna Kimia (FMC Indonesia) memiliki solusinya untuk menghemat biaya perawatan namun hasil tetap makamsimal.

 

MICROFERTI (Magnet) merupakan trobosan baru dimana produk ini memiliki kandungan humin, humic, fulvic dan karbohidrat yang dapat membantu tanaman bekerja lebih cepat, efisien dan optimal dalam menyerap unsur hara. Dengan kandungan yang dimiliki tersebut produk ini dapat dijadikan sebagai pengganti pupuk kandang karena lebih efisien dan juga ekonomis. Hal ini sudah dibuktikan oleh beberapa petani yang telah menggunakan produk Magnet dan merasakan khasiatnya secara langsung. Salah satunya adalah petani bawang merah di Desa Haurdampit Kec. Bayongbong , Garut. Biasanya dalam satu kali tanam, petani membutuhkan biaya sebesar 1.5 juta untuk keperluan membeli pupuk kandang.  Namun setelah menggunakan Magnet, petani mampu menghemat biaya hingga 1.1 juta karena tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membeli pupuk kandang. Magnet diaplikasikan sebelum tanam, tanpa menggunakan pupuk kandang dengan dosis anjuran 20 liter/ha. Tanpa mengurangi hasil panen yang didapat, penggunaan Magnet menjadikan biaya perawatan lebih ekonomis dan hasil panen berkualitas.  Tidak hanya untuk tanaman hortikultura, Magnet juga dapat digunakan untuk tanaman pangan. Untuk tanaman padi aplikasi dilakukan ke lahan sebelum tanam dengan dosis anjuran 200-250 ml/tangki. Setelah itu, aplikasi Microferti Magnet pada umur 10-15 HST (hari setelah tanam) dengan dosis anjuran 150 ml/tangki. Dengan mengaplikasikan Microferti Magnet pertumbuhan anakan lebih cepat dan serempak, banyaknya akar sehat pada tanaman dan yang terpenting adalah TANAH MENJADI SEHAT.

 

MAGNET merupakan nutrisi tanaman yang menjadi asupan penting bagi tanaman selain pupuk dasar. Pupuk ini sangat cocok digunakan untuk meningkatkan kualitas tanah disekitar perakaran tanaman sehingga unsur makro dan mikro lebih mudah tersedia dan diserap oleh tanaman. dengan komposisi kandungan berupa C-organik 6.24%, N 3.78%, P2004.18%, K2O 3.00%, pH 6.78 Magnet mampu menjaga daya tahan tanaman terhadap efisiensi penggunaan air dan kekeringan, meningkatkan penyerapan pupuk oleh akar tanaman dan meningkatkan jumlah nutrisi dan mikroba yang menguntungkan bagi tanaman. Dengan menggunakan Magnet untuk tanaman, tentu nya tidak perlu lagi khawatir dengan biaya perawatan yang tinggi dan hasil panen yang didapat tetap maksimal.  

 

 

Untuk info lebih lengkap mengenai MICROFERTI MAGNET dapat menguhubungi Bapak Danu Kuncoro di nomor HP: 081193160617