Begini Cara Petani Tanahbumbu Olah Urine Sapi Jadi Pestisida Alami


Kreasikan urine sapi sebagai bahan baku utama pembuatan pestisida alami, ada beberapa langkah yang dilakukan para petani di Tanahbumbu, Kalsel hingga jadi produk siap pakai.

Para petani di Desa Karangmulya, Tanbu Kalsel beberapa tahun gunakan pestisida dari urine sapi dan kini produknya mulai dilirik para petani di daerah lainnya di Kalsel.

Dijelaskan Pengurus Kelompok Tani di desa ini, karyani cara pembuatan pestisida alami ini dimulai dengan proses penampungan urine sapi.

 

 

Dengan medang miring yang sengaja dibuat pada lantai semen kandang sapi, urine sapi dialirkan melalui saluran dan ditampung dalam wadah bertutup.

Namun wadah yang digunakan tidak dianjurkan berbahan besi karena bisa mengganggu proses reaksi fermentasi urine sapi yang diinisiasi MA11.

Setelah terkumpul sebanyak 200 liter setelah kurang lebih selama dua hingga tiga hari, urine sapi langsung dicampurkan bahan Microbacter Alfaafa (M11) untuk difermentasi.

Selesai di fermentasi selama dua hari, produk pestisida alami ini selanjutnya dicampur dengan air untuk selanjutnya digunakan.



"Perbandingannya satu liter pestisida alami ini dicampur dengan air sebanyak 12 liter air," kata Karyani.

Untuk satu hektare lahan tanaman padi, Karyani anjurkan untuk gunakan 120 liter pestisida yang sudah dicampur air ini.

"Satu liter pestisida sebelum dicampur air hanya Rp 2.500, jadi untuk satu hektare hanya keluarkan biaya Rp 25 ribu jauh lebih hemat dibanding membeli pestisida umum," kata Karyani.